ERYTHROCYTE INDICES TO DIFFERENTIATE IRON DEFICIENCY ANEMIA FROM β TRAIT THALASSEMIA (Indeks Eritrosit untuk Membedakan Anemia Defisiensi Besi dengan Thalassemia β Trait)

Yohanes Salim, Ninik Sukartini, Arini Setiawati

Abstract


Anemia defisiensi zat besi dan thalassemia β trait merupakan penyebab tersering anemia mikrositik hipokrom di Indonesia. Kedua
penyakit tersebut sulit dibedakan hanya dengan pemeriksaan hematologi, oleh karena itu diperlukan pemeriksaan tambahan seperti
feritin dan analisis hemoglobin. Banyak penelitian yang membedakan kedua penyakit tersebut dengan indeks eritrosit. Berbagai indeks
eritrosit memiliki nilai diagnostik yang berbeda di setiap negara dan belum ada data di Indonesia. Penelitian ini melakukan uji diagnostik
Indeks Mentzer, RDW, Green-King, Sirdah dan mencari nilai cut-off baru yang dapat memberikan nilai diagnostik lebih baik. Penelitian
terdiri dari 98 subjek definitif anemia defisiensi besi dan 80 subjek thalassemia β trait. Indeks Mentzer didapatkan kepekaan 83,6%,
kekhasan 66,2%, NPP 75,2%, NPN 76,8% dan Indeks RDW mempunyai kepekaan 91,8%, kekhasan 75%, NPP 81,8%, NPN 88,2%. Nilai
diagnostik Indeks Green-King didapat kepekaan 96,9%, kekhasan 67,5%, NPP 78,5%, NPN 94,7%, sedangkan Indeks Sirdah adalah
kepekaan 92,8%, kekhasan 58,7%, NPP 73,3%, NPN 87,0%. Nilai cut-off baru Indeks Mentzer adalah 13,44, RDWI 233,4, Green-King
75,06 dan Sirdah 32,52. Keempat Indeks eritrosit dapat diterapkan untuk orang Indonesia dengan Indeks Green-King sebagai indeks
yang terbaik.


Keywords


Anemia defisiensi zat besi, thalassemia β trait, indeks Mentzer, RDW, Green-King, Sirdah

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.24293/ijcpml.v23i1.1184

Refbacks

  • There are currently no refbacks.