ANALYSIS OF LACTIC AND HEMATOCRIT LEVELS OF BLOOD STORAGE IN DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO GENERAL HOSPITAL BLOOD BANK

Rysna Wahyu, Asvin Nurulita, Rachmawati Muhidin

Abstract


Pendahuluan

Komponen Packed Red Cells (PRC) ditransfusikan kepada pasien untuk memperbaiki transportasi oksigen ke jaringan. Darah disimpan pada suhu 2–6oC untuk memperlambat metabolisme sel darah merah selama penyimpanan. Sel darah merah mengalami perubahan struktural dan fungsional secara biokimia yang mempengaruhi viabilitas dan fungsi sel darah merah.

 

Metode

Penelitian kohort prospektif dengan desain time series. Sampel diambil dari PRC darah baru yang dipindahkan ke dalam transfer bag sebanyak ±20 cc lalu disimpan di refrigerator, diperiksa kadar laktat dan hematokrit pada hari ke-1, ke-4 dan ke-8 penyimpanan di Bank Darah RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo. Uji statistik dengan uji Friedman dan uji Wilcoxon. Hasil uji statistik signifikan jika nilai p<0,05

 

Hasil dan Pembahasan

Total sampel adalah 15 PRC darah baru. Uji statistik Friedman terdapat perbedaan bermakna kadar laktat (p<0,001) dan kadar hematokrit (p=0,012) pada hari ke-1,ke-4 dan ke-8 penyimpanan. Uji Wilcoxon diperoleh kadar laktat signifikan lebih tinggi antara hari ke-4 dan hari ke-1 (p<0,01); hari ke-8 dan hari ke-1 (p<0,01); hari ke-4 dan hari ke-1 penyimpanan (p<0,01). Kadar hematokrit antara hari ke-4 dan hari ke-1 (p<0,05); hari ke-8 dan hari ke-1 (p<0,05) signifikan lebih tinggi; hari ke-8 dan hari ke-4 penyimpanan (p>0,05) tidak berbeda signifikan.

Simpulan dan Saran

Hasil penelitian menunjukkan kadar laktat dan hematokrit darah simpan PRC meningkat sesuai lamanya penyimpanan. Disarankan pemberian darah PRC < 6 hari agar risiko terjadinya asidosis lebih rendah. Disarankan pula penelitian lanjutan dengan rentang waktu pemeriksaan yang lebih kecil dan jumlah sampel yang lebih besar.

 

Pendahuluan

Komponen Packed Red Cells (PRC) ditransfusikan kepada pasien untuk memperbaiki transportasi oksigen ke jaringan. Darah disimpan pada suhu 2–6oC untuk memperlambat metabolisme sel darah merah selama penyimpanan. Sel darah merah mengalami perubahan struktural dan fungsional secara biokimia yang mempengaruhi viabilitas dan fungsi sel darah merah.

 

Metode

Penelitian kohort prospektif dengan desain time series. Sampel diambil dari PRC darah baru yang dipindahkan ke dalam transfer bag sebanyak ±20 cc lalu disimpan di refrigerator, diperiksa kadar laktat dan hematokrit pada hari ke-1, ke-4 dan ke-8 penyimpanan di Bank Darah RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo. Uji statistik dengan uji Friedman dan uji Wilcoxon. Hasil uji statistik signifikan jika nilai p<0,05

 

Hasil dan Pembahasan

Total sampel adalah 15 PRC darah baru. Uji statistik Friedman terdapat perbedaan bermakna kadar laktat (p<0,001) dan kadar hematokrit (p=0,012) pada hari ke-1,ke-4 dan ke-8 penyimpanan. Uji Wilcoxon diperoleh kadar laktat signifikan lebih tinggi antara hari ke-4 dan hari ke-1 (p<0,01); hari ke-8 dan hari ke-1 (p<0,01); hari ke-4 dan hari ke-1 penyimpanan (p<0,01). Kadar hematokrit antara hari ke-4 dan hari ke-1 (p<0,05); hari ke-8 dan hari ke-1 (p<0,05) signifikan lebih tinggi; hari ke-8 dan hari ke-4 penyimpanan (p>0,05) tidak berbeda signifikan.

Simpulan dan Saran

Hasil penelitian menunjukkan kadar laktat dan hematokrit darah simpan PRC meningkat sesuai lamanya penyimpanan. Disarankan pemberian darah PRC < 6 hari agar risiko terjadinya asidosis lebih rendah. Disarankan pula penelitian lanjutan dengan rentang waktu pemeriksaan yang lebih kecil dan jumlah sampel yang lebih besar.

 


Keywords


Laktat, hematokrit, darah simpan, Packed Red Cells

References


Sudiono. H, Iskandar. Ign, Edward. H, dkk. Transfusi Darah. Dalam: Penuntun Patologi Klinik Hematologi. Jakarta. Biro Publikasi Fakultas Kedokteran Ukrida. 2009. Hal:200-9

Bakta IM. Transfusi Darah. Dalam: Hematologi Klinik Ringkas. Jakarta. Penerbit Buku Kedokteran EGC. 2006. Hal:271-3

Prihartini D. Jenis-Jenis Komponen Darah dan Indikasi Pemberiannya. Dalam: Dasar-Dasar Transfusi Darah. Jakarta. Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran. 2011. Hal:49-54.

Rudmann SV. Blood Banking and Transfusion Medicine 2nd Edition. Churcill Livingstone Elsevier. 2005. Page: 202

Weinstein SM. Plumer’s Principle & Practice of Intravenous Therapy 8th Edition. Lippincot Williams & Williams. 2006. Page: 421

Bain BJ and Lewis SM. Basic Haematological techniques. In: Practical Haematology Eleventh Edition. Churcill Livingstone Elsevier. 2012. Page: 41-2.

Soebrata RG. Penuntun Laboratorium Klinik. Jakarta. Dian Rakyat. 2002. Hal: 39-42.

Hess JR, Beyer GM. Red Blood Cell Metabolism during Storage. In : Blood banking and Transfusion Medicine. 2nd Ed., Philadelphia. Elsevier. 2007. Page:205-10.

Leitner. C Gerda, Rach. I, Horvath. M, et al. Collection and Storage of Whole Blood in Autologous Blood Predeposit in Elective Surgery Programs. International Journal og Surgery. 2006; 4(3): 179-83.

Adias. T. A. Igwe-M B and jeremiah. A Z. Storage Related Haematological and Biomedical Changes of CPDA-1 Whole Blood in A Resource Limited Setting. Journal of Blood Disorders & Transfusion.2012;3(3): 2155-9864.

Mustafa. I, Marwani Al, Nasr.MK, et al. Time Dependent Assessment of Morphological Changes: Leukodepleted Packed Red Blood Cells Stored in SAGM. Vol 2016. Article ID 4529434. 7 Pages. 2016

Flatt JF, Bawazir WM, and Bruce LJ. The Involvement of Cation Leaks in the Storage Lesion Red Blood Cells. Front Physiol. 2014;5;214.

W Romy, Suparyatha. WR, IGL Sidiartha dkk. Mortalitas Asidosis Metabolik Laktat dan Non Laktat di Unit Perawatan Intensif Pediatrik RSUP Sanglah. Denpasar. 2012;13(5);351-6.




DOI: http://dx.doi.org/10.24293/ijcpml.v25i3.1450

Refbacks

  • There are currently no refbacks.